05/12/14

service mesin cuci semarang 085 200 314 939

Mesin Cuci anda rusakk??KAMI solusiNYAA
Berikut ini
adalah permasalahan-permasalahan
yang sering terjadi pada MESIN CUCI beserta solusinya..

1. Sistem kontrol kelistrikan

Sistem kontrol merupakan otak
operasi mesin cuci. Sistem dan
teknologi yang digunakan berbedabeda
antara satu dan lainnya
sehingga bila ada permasalahan
dengan bagian ini maka anda
harus belajar secara khusus.

2. Sirkulasi air tidak lancar

Sirkulasi air ini meliputi pengaliran
air masuk, pemompaan air ke dalam
tabung ketika proses pencucian dan
pemompaan air bekas cuci ke pembuangan.
Ketika mesin di hidupkan,
salah satu indikator bahwa mesin
bekerja dengan baik adalah mengalirnya
air dari outlet air ke dalam mesin
cuci. Bila hal ini tidak terjadi, perlu
diperiksa solenoid penggerak
katup buka / tutup air. Bila tegangan
pada solenoid cukup namun
solenoid tidak bekerja maka perlu
diganti dengan yang baru. Namun
bila tegangan penggeraknya tidak
ada maka harus dilacak sistem
dayanya.
Sama halnya dengan pompa sirkulasi.


Pompa ini menggunakan motor
listrik sehingga dalam pengoperasiannya
memerlukan daya listrik. Daya
listrik sendiri dicatu oleh sistem
kelistrikan mesin yang dikendalikan
oleh alat pengontrol. Bila sistem
kelistrikan tidak ada masalah, maka
motor pompa yang bermasalah. Bila
bagian ini yang bermasalah perlu
penggantian dengan yang baru.

3. Suara mesin bising

Bila suara mesin terdengar berisik
ketika mesin beroperasi, biasanya
ada permasalahan pada bantalan
(bearing). Bantalan perlu diperiksa
dan bila secara mekanik masih bisa
digunakan, biasanya cukup dilakukan
dengan memberikan pelumasan
atau pemberian stempet (grease)
yang sesuai dengan jenis dan peruntukan
bantalan. Bila tidak maka
perlu diganti dengan bantalan yang
baru.
Penyebab utama kerusakan bantalan
adalah pembebanan yang berlebihan
(mesin cuci diisi melebihi kapasitas
maksimumnya). Dengan berat
beban, bantalan akan bekerja
lebih berat. Bila beban berlebih
maka bantalan akan menerima
beban di atas kemampuannya sehingga
mengakibatkan kerusakan
atau semakin pendek umurnya.

4. Mesin tidak berputar

Bila mesin cuci dioperasikan dan
motor tidak berputar, maka permasalahannya
terletak pada dua hal,
yaitu sistem catu daya listriknya dan
atau motor listrik. Kalau motor tidak
dapat berputar, pertama-tama perlu
diperiksa poros motor dengan jalan
memutar porosnya untuk mengetahui
ada tidaknya gangguan mekanik.
Bila ada maka gangguan ini harus
dihilangkan terlebih dahulu dan tidak
jarang terjadi gangguan pada bantalan
motor. Bila demikian maka perlu
dilakukan penggantian bantalan
dengan yang baru.
Bila tidak ada gangguan mekanik
pada poros, pengecekan dilanjutkan
ke catu daya listriknya. Bila pada
bagian ini ada gangguan maka harus
dilakukan perbaikan terhadap
sistem catu dayanya.
Bila kedua kondisi di atas tidak ada
masalah, maka pemeriksaan
dilanjutkan pada motornya.

 Pemeriksaan
dilakukan pada koneksi armature dan antara armatur dan
catu daya listriknya, di mana bagian
utamanya adalah sikat-sikatnya.
Motor dimungkinkan tidak bisa
berputar bila sikat-sikatnya sudah
terlalu pendek atau koneksinya tidak
sempurna lagi. Hal lain yang perlu
dilakukan adalah melihat kondisi
belitan motornya. Yang pertamatama
adalah melalui pencekan
secara visual.

 Bila dilihat ada bagian
kumparan yang terbakar atau rusak
sudah dapat dipastikan terjadi
kerusakan pada kawat kumparan
dan harus dililit kembali (rewinding).
Bila secara visual tidak ada
masalah, maka perlu dilakukan
pemerikasaan sambungan dan
pengukuran tahanan isolasi antara
kumparan dan bodi. Bila tahanan
isolasi sangat kecil, berarti kumparan
sudah hubungsingkat dengan
bodi sehingga mesin tidak bisa
beroperasi.

 Bila demikian yang terjadi maka harus dilakukan penggantian belitan.
Permasalahan yang terjadi pada motor, sangat dimungkinkan
mengakibatkan kerusakan pada catu daya listriknya.

 Permasalahan operasi yang menjadi penyebab gangguan pada motor ini antara lain adalah karena beban berlebih,
adanya faktor korosi dan juga rembesan/bocoran air yang mengenai motor. Rembesan air ini bisa menyebabkan motor mengalami hubung singkat dan akhirnya rusak.

Tidak ada komentar: